Cara Menggunakan Mesin Fotocopy – Manual & Otomatis

Share:

Apakah anda sedang mempelajari cara menggunakan mesin fotocopy?

Kabar baiknya, mengoperasikan mesin fotocopy tidaklah serumit yang anda bayangkan.

Tombol dan fitur pada mesin fotocopy memuat fungsi-fungsi yang bisa langsung Anda operasikan – bahkan jika anda pemula sekalipun.

Tapi sebelum anda mengoperasikan mesin fotocopy, ada baiknya anda memahami dulu arti dan fungsi tombol-tombol yang ada.

 

Oleh karena itu mari bersama-sama kita lihat :

 

Fungsi Tombol yang ada di Mesin Fotocopy

 

Cara menggunakan mesin fotocopy cukup mudah. Tetapi, jika anda tidak mengenali fungsi tombol dengan baik, maka bisa kami pastikan hasil fotocopyan anda nanti tidak sesuai yang anda harapkan.

Sekarang mari kita cek fungsi dari semua tombol tersebut.

  • Tombol ON/OFF. Mengenai tombol ini kami yakin anda sudah memahaminya. Jadi mari kita tombol berikutnya.
  • Tombol Option. Bila anda menekan tombol ini – maka layar akan menampilkan program berikut fitur-fitur tambahan yang ada pada mesin tersebut.
  • Clear. Bila anda ingin menghapus program atau file yang tidak terpakai atau kembali ke tampilan awal – gunakan tombol clear ini.
  • Tombol Reset. Berfungsi bila anda ingin kembali ke pengaturan awal (default).
  • Numeric. Tombol berupa angka-angka ini berfungsi untuk mengatur jumlah kertas atau jumlah kopian yang anda butuhkan.
  • Selanjutnya bila anda ingin mengatur ukuran kertas, maka gunakan tombol paper select.
  • Ingin mengetahui sudah berapa banyak kertas yang anda keluarkan dari mesin? Dengan menekan tombol Check counter maka layar akan menampilkan data yang anda butuhkan.
  • Terakhir tombol Stop. Tombol ini bertugas untuk menghentikan proses fotocopy.

Untuk anda ketahui – semua tombol-tombol ini merupakan tombol umum. Itu artinya anda juga akan menemukannya pada mesin fotocopy yang lain.

Setelah mengetahui fungsi tombol-tombol tadi, maka sekarang anda telah siap untuk :

 

Menjalankan Mesin Fotocopy

Cara menggunakan mesin fotocopy meliputi langkah-langkah standar, sebagai langkah awal tentu saja anda harus menyalakan mesinnya terlebih dahulu.

 

1) Hidupkan mesin melalui tombol ON.

Untuk menjalankan mesin, arus listrik harus dialirkan dari power suplay dalam sebuah sirkuit listrik. Mesin fotocopy menggunakan arus listrik searah (DC) yang kemudian menghasilkan line-line outputnya.

Gangguan sedikit saja pada power suplay bisa menyebabkan kinerja keseluruhan mesin fotocopy terganggu.

 

2) Letakan dokumen pada bidang kaca atas mesin fotocopy dengan posisi kertas menghadap ke kaca scanner.

Seperti yang anda sering lihat, ketika kertas diletakan pada kaca maka sinar akan berjalan melewatinya.

Istilah lain dari proses ini adalah scanning.

Begitu cahaya berjalan maka warna-warna pada permukaan kertas memantulkan cahaya yang mana warna putih atau warna dasar kertas memantulkan jumlah yang lebih banyak ketimbang bagian-bagian berwarna lain.

 

3. Gunakan tombol Paper Select untuk mengatur ukuran kertas fotocopy.

Ketika anda memencet tombol ini, maka layar akan menampilkan pilihan kertas seperti A4, folio, B4 dan seterusnya.

Sebagai catatan, tidak semua jenis kertas bisa anda gunakan untuk memfotocopy.

Bila anda belum mengetahui jenis kertas yang ada, silahkan baca artikel yang jenis kertas fotocopy ini.

 

Berikutnya…

 

4. Tekan tombol angka dalam mengatur jumlah kopi-an.

 

Angka yang muncul menunjukkan berapa jumlah penggandaan terhadap satu lembar dokumen.

Misalkan anda hendak membuat 3 rangkap kopi-an, maka pilih angka 3. Pastikan jumlah kertas sesuai jumlah penggandaan.

 

5. Gunakan tombol start setelah semua pengaturan selesai untuk mulai mengkopi.

Ketika tombol ini anda tekan maka penyinaran akan dimulai dan pada saat yang sama proses pengkopian akan berjalan.

 

6. Selanjutnya, matikan mesin menggunakan tombol OFF jika telah selesai.

Hal ini bertujuan untuk penghematan daya saja, dan itu artinya boleh anda lakukan boleh juga tidak.

Keenam langkah di atas hanyalah langkah dasar cara menggunakan mesin fotocopy. Pada tahap berikutnya anda akan kami ajak untuk mengetahui fitur ADF.

 

Apa itu ADF

 

ADF adalah singkatan dari Automatic Document Feeder. ADF merupakan fitur scanner otomatis yang terdapat pada mesin fotocopy sehingga dapat melakukan fotocopy dokumen dalam jumlah banyak tanpa perlu melakukan scan satu persatu selayaknya scan dari kaca.

Dengan adanya fitur ADF, maka cara fotocopy dokumen bisa anda lakukan dengan dua cara yakni fotocopy dari kaca scanner dan fotocopy dari ADF.

Pada beberapa mesin Fitur ADF ini memungkinkan anda untuk melakukan scan dokumen juga.

 

Bagaimana Cara Menggunakan Mesin Fotocopy dengan ADF

 

Gampang : cukup letakkan kertas yang akan anda fotocopy pada ADF, kemudian turunkan ADFnya, pencet start dan biarkan proses scan berjalan.

Apa yang anda sukai dari fitur ADF ini adalah, anda bisa meletakkan semua kertas dokumen sekaligus. Dengan begitu proses scanning berjalan dengan lebih cepat.

Rata-rata jasa fotocopy menggunakan fitur ini untuk mempercepat proses kerjanya.

 

1. Teknik Fotocopy Bolak Balik Menggunakan ADF

Salah satu keahlian yang perlu dimiliki dalam menggunakan mesin fotocopy adalah membuat fotocopy bolak balik atau fotocopy dua sisi.

Fotocopy dua sisi biasanya digunakan pada jenis dokumen tertentu seperti KTP, SIM, STNK dan dokumen sejenisnya.

Namun ada pula dokumen biasa seperti buku dengan tujuan untuk penghematan biaya cetak buku. Terdapat dua cara fotocopy bolak balik yakni cara vertikal dan cara horizontal.

 

Related post :


Cara Vertikal

 

Cara menggunakan mesin fotocopy untuk menggandakan dokumen dengan posisi vertikal adalah sebagai berikut.
Pertama, Letakan dokumen anda pada kaca ADF dalam posisi vertikal atau tegak lurus bidang kaca lalu tutup penutup fotocopy. Selanjutnya Pilih menu two sided lalu tekan pilihan angka (2-2).

Jika kertas telah berada posisi yang tepat, silahkan tekan tombol start untuk memulai.

Pada tahap ini, kertas sisi pertama akan keluar. Nah setelah sisi pertama tercetak, silahkan anda balik posisi kertas searah jarum jam, kemudian tekan tombol start sekali lagi.

Sekarang hasil fotocopy anda telah selesai.

 

Cara Horizontal

 

Perbedaan cara horizontal dari vertikal adalah posisi dokumen yang akan dikopi pada permukaan scanner kaca.

  1. Letakan dokumen pada kaca ADF dalam posisi horizontal atau mendatar bidang kaca lalu tutup penutup fotocopy.
  2. Pilih menu two sided lalu tekan pilihan angka (2-2)
  3. Tekan tombol start untuk mulai
  4. Kertas sisi pertama akan keluar
  5. Setelah sisi pertama tercetak, silahkan balik posisi kertas searah jarum jam
  6. Tekan kembali tombol start

 

Cek hasil fotocopy yang keluar apakah sudah tepat.

 

Cara Fotocopy Dua Sisi Berganda.

 

Fotocopy berganda maksudnya dalam satu lembar kertas dilakukan kopi-an lebih dari satu dokumen, misalnya untuk memfotocopy 5 lembar ktp dalam satu lembar kertas.

Cara menggunakan mesin fotocopy untuk fotocopy jenis ini adalah:

  1. Posisikan dokumen pada scanner
  2. Pilih jenis kertas
  3. Pilih menu two sided lalu tekan pilihan angka (1-2)
  4. Temukan menu Image Repeat, tekan, akan muncul kolom X dan Y. Fungsi kolom ini adalah menentukan jumlah dokumen yang akan di copy. Bila anda hendak mengkopi 6 dokumen sekaligus pada satu lembar kertas, maka isi angka 3 di kolom x dan angkat 3 di kolom y.
  5. Tekan menu start. Jika muncul menu select paper pada layar dialog maka tekan start lagi.
  6. Setelah selesai sisi pertama maka anda akan membalikkan kertas untuk mengkopi sisi berikutnya.

 

Demikian beberapa teknik dasar cara menggunakan mesin fotocopy.

Untuk mendapatkan hasil fotocopy yang maksimal, pelajar secara berkala fitur yang terdapat di mesin Anda.

Notice: dilarang menjiplak & menyalin artikel
semua content [terdaftar & dilindungi DMCA google]

subur print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Open chat
Hallo, ada yang bisa kami bantu ?